My photo edited by me, SUCKS!
My photo edited by me, SUCKS!
Akan mulai masuk lagi tanggal 4 april 2011 damn, mudah mudah gw bisa beradaptasi dengan baik. hadehhh
Why do some people seem to reach the top of the corporate ladder easily, while others remain stuck on the middle-management rung? You might think that it is just because those people have more of what it takes to succeed, like brains, talent and powerful people in their corner. But there is something else that is just as important: attitude.
Dr. Martin Seligman, an authority on optimism, discovered that attitude was a better predictor of success than I.Q., education and most other factors. He found that positive people stay healthier, have better relationships and go further in their careers. And he even found that positive people make more money.
Anyone can adopt the right attitude. No matter where you are from or how much innate talent you have, the right attitude can make a difference in your career. Try adopting these 10 attitudes of successful workers:
1. I am in charge of my destiny.
If you spend your entire career waiting for something exciting to come to you, you will be waiting a long time. Successful professionals go out and make good things happen. So commit yourself to thinking about your career in an entirely different way. You will make it to the top, and you are in charge of making it happen.
2. Anything is possible.
Think that there is no way you will ever be at the vice-president level? Then you definitely won’t. Remember: If you think you can’t, you probably won’t. Adopt the attitude of The Little Engine That Could — “I think I can.”
3. No task is too small to do well.
You never know when you are going to be noticed. That is one reason to take pride in your work — all of it. One public relations executive in Chicago said that her first task in the PR department of a ballet company was reorganizing the supply closet. She tackled the project with gusto and was immediately noticed for her hard work and attention to detail. Remember this the next time you feel like slacking because you are working on a menial task.
4. Everyone is a potential key contact.
While you do need to be aggressive in the workplace, you can also go far by being nice to those around you. Do you think it’s unimportant to establish a good rapport with your boss’s secretary? Well, just try getting your meeting squeezed onto the schedule when you really need it. Be courteous to those around you — you never know when your past contacts will play a role in your future.
5. I was made to do this job… and the one above me.
If you spend your days feeling like you are not cut out to do the work you are responsible for, your performance will suffer. Your job may not be the perfect fit, but successful workers act like they are in their dream job, no matter where they are.
6. It’s not just what I know, but who I know.
Successful workers understand the importance of networking, both in and out of the office. You need to proactively establish professional contacts. Invite a colleague out to lunch. Go to the after-work happy hour. Join your professional association. Do your part to establish a networking path for your future.
7. What else can I do?
Since you are in charge of your destiny, it’s your job to look for ways to improve your professional self. Volunteer to take on an extra project. Learn a new skill that will make you more marketable. Stay late to help your co-workers. Successful workers don’t just complete the job and sign out — they look for additional ways to make their mark.
8. Failure will help pave the way to my success.
While it seems like some people never experience setbacks, the truth is everyone fails from time to time. The difference between successful and unsuccessful people is how they deal with failure. Those who find success are the ones who learn from mistakes and move on.
9. I am my own biggest fan.
Have you been waiting for someone in the office to recognize your talents and efforts? Maybe it’s time you start tooting your own horn. Step up and talk about your accomplishments and what you have done for the company. Successful workers know how to point out their achievements without sounding boastful.
10. My opportunity monitor is never turned off.
Yes, there will be days when you will want to just be happy with the status quo. But remember that successful workers are always on the lookout for opportunities to improve. Keep your eyes, ears and your mind open to new opportunities — you never know when you will discover the one that will change the course of your career!
KOMPAS.com - Peningkatan karier setiap orang memang sangat berbeda satu sama lain. Ada yang memilih jalur lambat, tak sedikit juga yang mengambil jalan bebas hambatan. Bila jalur biasa yang Anda pilih, siap-siap saja dengan penantian panjang untuk mendapat promosi. Tapi, bila Anda ingin bersinar dalam waktu cepat, ini caranya.
Temukan Gairah Kerja
Gairah kerja tidak dijual di supermarket, tapi ada di dalam diri. Temukan sesuatu yang membuat Anda bersemangat kerja. Misalnya, Anda menjadi bersemangat lantaran mengejar suatu proyek yang sangat Anda inginkan. Atau menggaet klien yang dianggap paling “horor” oleh teman-teman. Perlu diketahui tantangan dasar adalah motivasi. Untuk mendapatkannya, Anda mesti masuk ke dalam zona baru. Mengerjakan tugas yang Anda sukai pasti akan meningkatkan kesuksesan.
Jadi Pemecah Masalah
Usahakan menjadi orang yang mudah dijadikan tempat bertanya. Jadilah orang yang mampu memberikan solusi masalah. Meski anak baru, bukan berarti Anda tidak tahu apa-apa, bukan? Pelajari semua masalah yang ada di kantor. Cari tahu apa penyebabnya, kemudian apa yang bisa menuntaskannya secara efektif? Misalnya, jika Anda cukup melek teknologi, Anda bisa membantu memberikan solusi dari masalah-masalah di kantoryang berkaitan dengan teknologi. Atau hal-hal kecil yang tidak terpikirkan oleh orang lain, seperti cara mengatur file, mungkin. Tidak semua orang bisa mengatur file dengan benar dan tepat. Ilmu-ilmu ini bisa Anda dapatkan di toko buku atau bertanya pada orang yang lebih berpengalaman.
Buat Rencana dan Aksi
Anda tahu apa diinginkan tapi tidak tahu caranya? Mulailah dengan membuat rencana. Langkah berikutnya, tanyakan pada orang-orang yang telah bekerja di bidang Anda minati, bagaimana cara mereka melakukannya? Buat langkah-langkah strategis untuk mendapatkan hal yang sama, lalu beraksilah. Target hanyalah sebuah target bila tidak disertai dengan aksi.
Katakan dengan Jelas
Jangan sembunyikan keinginan Anda dari kolega dan teman-teman. Pernyataan ini akan meningkatkan persepsi mereka dan mungkin pula akan meningkatkan nilai Anda. Jika tidak mengatakannya, bagaimana orang lain akan tahu? Bagaimana mereka akan membantu Anda? Jadi, bila menginginkan suatu proyek, atau berminat pada posisi tertentu, jangan sungkan mengatakannya. Siapa tahu ada yang mendengar dan menanggapi keinginan Anda.
Mintalah Tantangan Baru
Menerima dan meminta tantangan baru adalah teknik yang bisa memelihara minat dan energi tinggi. Sekaligus memberitahukan pada atasan bahwa Anda penuh semangat dan tidak ingin berada di posisi yang sama. Tugas ekstra memungkinkan Anda memperlihatkan kemampuan dalam memecahkan masalah.
Buat Hubungan yang Saling Menguntungkan
Hubungan antarteman kerja dan pertemanan luar kantor sangat penting. Ciptakan pertemanan yang kompak dengan jaringan mereka. Biarkan mereka menjadi corong yang akan mengabarkan pada semua orang tentang keberhasilan dan prestasi Anda. Hal ini akan membuat Anda menjadi orang yang diperhitungkan di kantor dan dunia Anda.
Hindari Konflik
Gesekan dengan rekan kerja selalu akan terjadi. Sebaiknya jangan ditanggapi. Karena sekali Anda terlibat konflik, kesempatan untuk maju menjadi sangat tipis. Bisa-bisa kemungkinan promosi akan lewat begitu saja, hanya karena si bos tahu Anda bermusuhan dengan “anak emasnya”. Sebaiknya tebarkan kebaikan. Kalau perlu, jadilah sukarelawan untuk kerja di lapangan, atau kegiatan lain di kantor. Percayalah ini akan sangat berguna untuk masa depan karier Anda.
Tingkatkan Keahlian
Semakin Anda ahli dalam suatu bidang, maka makin tinggi nilai jual Anda. Ikutlah berbagai pelatihan dan workshop. Bila kantor tidak bisa mendanai, jangan ragu menginvestasikan uang Anda demi mengamankan karier.
Tunjukkan Kepemimpinan
Peningkatan karier belum tentu membuat seseorang mampu me-manage, karena itu persiapkan diri Anda untuk menjadi pemimpin, meski Anda baru berstatus calon karyawan. Di saat yang tepat, kemampuan Anda akan sangat diperlukan. Tak perlu menunggu jadi pemimpin terlebih dulu untuk memperlihatkan kemampuan ini. Ketika Anda memberikan arahan yang efektif, nasihat dan pengambilan keputusan yang tepat pada rekan atau anggota tim, itu adalah kesempatan menunjukkan kemampuan memimpin.
Tiga Kalimat yang Disenangi Si Bos
Lifestyle / Kamis, 10 Juni 2010 09:32 WIB
KOMUNIKASI yang baik menjadi syarat wajib dalam tiap hubungan, termasuk dengan atasan. Pemilihan kata yang baik menunjukkan potensi diri Anda. Sehingga, kepercayaan bos akan tertanam pada Anda.
Tapi, kesempatan menunjukkan potensi diri memang sering kali sulit dilakukan. Apalagi mendapatkan perhatiannya. Berikut tiga kalimat sederhana untuk menjadi referensi Anda saat berbicara dengan bos.
1. Saya sudah menyelesaikan tugas ini, bisakah kita membahasnya?
Kalimat ini menginformasikan Anda telah mengerjakan sebuah tugas dan siap berdiskusi dengannya. Ini menunjukkan Anda bekerja dengan sungguh-sungguh dan mementingkan hasil terbaik untuk pekerjaan Anda.
Jika Anda tak menginformasikan apa-apa hingga deadline dan mendapatkan penolakan atasan karena pekerjaan Anda salah, maka Anda harus terburu-buru memperbaikinya.
2. Ini nih yang bisa jadi masalah
Ada hal-hal dalam pekerjaan yang berpotensi menjadi topik penting atau masalah besar? Informasikan kepada bos Anda. Atasan yang baik akan senang mendapatkan potensi masalah atau potensi pengembangan yang mungkin terjadi di perusahaannya. Beliau jadi bisa bersiap untuk berdiskusi dengan atasan yang lebih tinggi atau bersiap untuk menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi.
Hal ini menunjukkan bahwa Anda cukup peduli dengan perusahaan tempat Anda bekerja dan cukup smart untuk melihat apa yang terlewat oleh si bos. Jangan takut jika Anda justru disalahkan karena menginformasikan sesuatu yang buruk, karena itu berarti si bos bukanlah atasan yang baik.
3. Kita bisa mengatasinya dengan cara-cara ini
Atasan suka mengetahui masalah-masalah yang mungkin terjadi, tetapi mereka akan lebih senang jika Anda memberikan solusi-solusi yang bisa diambil. Jadi, utarakan bahwa menurut pemikiran Anda solusi dari masalah tersebut adalah ini, ini, ini dan ini.
Atasan yang baik menyadari bahwa beliau tidak memiliki semua jawaban dari semua masalah. Oleh karena itu, ia akan senang jika ada timnya membantu mengambil keputusan dan menyelesaikan yang terkait dengan keputusan tersebut
R : Pak sabtu dateng ke pernikahan pak A?
C : Gak,Saya kan sakit. Lagi bed Cover.
N : *Di pikiran gw : “Bed rest x cuyyyyy “
Damn Its True!! :p
About Me Ask a Question Archive RSS Mobile
Centennial Theme by One by Four Studio. Powered by Tumblr.